Robinho Sayangkan Brasil yang Alami penurunan di Babak Ke-2

Robinho Sayangkan Brasil yang Alami penurunan di Babak Ke-2

Robinho Sayangkan Brasil yang Alami penurunan di Babak Ke-2

Taruhan Bola Online, Concepcion – Brasil tersingkir dari Copa America sesudah kalah adu penalti dari Paraguay walau pernah memimpin lebih dahulu di saat normal. Robinho menyayangkan kegagalan Brasil menghabisi pertandingan lebih cepat.

Dalam kompetisi perempatfinal melawan Paraguay di Estadio Municipal Alcaldesa Ester Roa Rebolledo, Concepcion, Minggu (28/6/2015) pagi WIB, Brasil mengawali pertandingan dengan baik. Mereka unggul lebih dahulu sesudah Robinho cetak gol di menit ke-15.

Tetapi, sesudah tampak menguasai di babak pertama, Brasil malah alami penurunan. Demikian sebaliknya, Paraguay yang mencari gol keseimbangan tampak lebih menguasai di babak ke-2. Tim arahan Ramon Diaz itu sekian kali membuat kesempatan yang meneror gawang Brasil.

Usaha Paraguay untuk cetak gol pada akhirnya membawa hasil di menit ke-70. Paraguay memperoleh hadiah penalti sesudah Thiago Silva menyentuh bola dengan tangannya didalam kotak terlarang. Derlis Gonzalez yang maju juga sebagai algojo berhasil menjebol gawang Jefferson serta bikin kedudukan imbang 1-1.

Score imbang bertahan sampai saat normal habis. Pertandingan pada akhirnya mesti dituntaskan melalui adu penalti. Di babak adu tos-tosan ini, Brasil kalah 3-4 sesudah dua algojonya tidak berhasil menceploskan bola ke gawang.

” Sayangnya, permainan kami alami penurunan di babak ke-2. Kami mempunyai kesempatan untuk menghabisi kompetisi, ” tutur Robinho seperti diambil Reuters.

Baca Juga : Tantangan Tujuh Gelar dalam Satu tahun untuk Lima Pemain Barca

” Paraguay, dengan semua hormat, bukanlah salah satu tim paling baik. Kami tak menghabisi kompetisi serta sayangnya kami kebobolan gol lantaran kekeliruan bodoh serta kami kalah, ” tuturnya.

Kekalahan ini mengulang mimpi jelek Brasil empat th. lantas. Di Copa America 2011 silam, Selecao juga disingkirkan Paraguay di perempatfinal melalui adu penalti.