Tidak Ada Pertandingan, Yongki Jadi Konsentrasi Jagalah Toko serta Konveksi

Tidak Ada Pertandingan, Yongki Jadi Konsentrasi Jagalah Toko serta Konveksi

Tidak Ada Pertandingan, Yongki Jadi Konsentrasi Jagalah Toko serta Konveksi

Taruhan Bola Online, Jakarta – Pemain Persipasi Bandung Raya (PBR) Yongki Aribowo mengambil segi positif dari berhentinya pertandingan di tanah air. Diakuinya jadi konsentrasi mengatur bisnisnya di bagian konveksi serta suatu toko pakaian yang sudah dijalaninya lebih kurang setahun.

Mulai sejak pertandingan dihentikan serta Indonesia dijatuhkan sanksi oleh FIFA, Yongki pilih pulang ke kampung halamannya di Tulungagung, Jawa Timur. Didampingi istri serta putrinya, dia juga sekalian temani ke-2 orangtuanya.

Yongki mengakui mempunyai suatu toko distro pakaian serta sepatu yang tidak jauh dari rumahnya. Bisnisnya itu diambil lantaran dia mengerti tidak selama-lamanya bakal jadi pesepakbola.

Mempunyai nama Young Gun Store, Yongki berjualan beberapa macam merk sepatu, alat berolahraga, sampai pakaian. Tidak cuma satu, saat ini pemain 26 th. itu telah mempunyai dua toko, yaitu di Jl. KH. Abduh Fattah, Mangunsari serta Karangwaru Futsal Center, Tulungagung.

” Telah setahun ini buka distro. Ya lumayan lah, namanya juga baru meniti. Saat ini telah mempunyai dua tempat, umumnya yang kontrol itu kakak, ” ungkap Yongki.

Tetapi bekas pemain timnas di AFF 2010 itu mengakui memperoleh hikmah dari berhentinya pertandingan, lantaran dia jadi mempunyai banyak saat untuk mengontrol serta menjual sendiri barang dagangannya yang ada di tokonya itu.

” Saat ini jadi seringkali jagalah toko sendiri. Tak ada permasalahan sih, yang utama barang dagangan saya laris, ” kata dia.

Tidak cuma disibukkan melindungi toko, Yongki juga melanjutkan usaha ke-2 orangtuanya di bagian konveksi spesial kaus kaki serta seragam sekolah. Dia juga tidak segan turun segera untuk menolong, walau sekedar hanya memotong kain.

Baca Juga : Pogba Tidak Perduli Isu Gabung ke Barcelona

” Jadi, liga berhenti, kembali dengan meteran, Mbak : motong kain, ” selorohnya.

PBR memanglah sekarang ini tengah diliburkan tanpa ada batas saat yang ditetapkan. Tetapi keadaan tak mengasyikkan mesti di terima Yongki, karena dia belum terima upah di bln. April serta DP saat awal-awal berhimpun ke PBR.

Dengan usahanya itu, diakuinya memperoleh pendapatan penambahan untuk dapat menghidupi anak serta istrinya. ” Masalah omzet, ya lumayan. Yang utama dapur terus ngebul. Sembari menanti kapan manajemen ingin bayar.