Adilkah Perlakuan Fans untukmu, Wenger?

Adilkah Perlakuan Fans untukmu, Wenger?

Adilkah Perlakuan Fans untukmu, Wenger?

Berita Bola, London – Selama dua dekade, Arsene Wenger membawa Arsenal melalui periode penuh liku dan naik turun. Musim ini dia menghadapi momen tersulitnya.

Wenger sudah menjabat sebagai manajer Arsenal sejak musim 1996/1997 silam, atau tepat dua dekade pada musim ini. Selama itu, pria Prancis itu memberikan sembilan gelar mayor di kompetisi domestik.

Bersama Wenger, Arsenal memenangi tiga trofi Premier League dan enam gelar Piala FA. Tapi lebih dari gelar, pria 67 tahun itu juga sebelumnya membawa The Gunners keluar dari situasi sulit usai pembangunan Emirates Stadium.

Di masa itu, Arsenal harus menghemat belanja pemain karena pengeluaran difokuskan untuk melunasi pembiayaan pembangunan stadion. Nah, oleh karena itu, finis empat besar di liga menjadi lebih mendesak.

Dari dana partisipasi Liga Champions itu, Wenger bisa sedikit lebih leluasa berbelanja pemain. Selain itu, tampil di kompetisi ini juga menaikkan posisi tawar.

Baca Juga : Sebuah Langkah Maju dari Juventus

Meski demikian, puasa gelar yang sempat berlangsung sejak 2005 hingga 2014 silam, memunculkan ketidakpuasan di kalangan suporter. Khususnya melihat belum mampunya lagi Arsenal kompetitif di persaingan gelar liga, sejak kali terakhir juara pada 2004.

Musim ini posisi Wenger disorot tajam. Arsenal kepayahan mengamankan posisi empat besar, sementara terdepak di babak 16 besar Liga Champions untuk tujuh tahun beruntun.

Kontraknya yang habis pada akhir musim membuat sebagian suporter menuntut agar masa kerja Wenger tak diperpanjang lagi. Tekanan kian besar ketika Arsenal kalah 1-3 di markas West Bromwich Albion akhir pekan kemarin.

Dalam lima partai liga terakhir, Arsenal cuma menang sekali dan kalah di empat kesempatan lainnya. Di laga melawan West Brom itu muncul berbagai spanduk yang menyuarakan agar Wenger tak dipertahankan, meski ada pula yang masih memberikan dukungan.

Apakah perlakuan itu layak menurut Wenger?

“Saya tidak tahu. Saya tidak mau menilai. Saya cukup banyak dinilai orang dan saya bukan seorang hakim, jadi saya tak bisa menjawab,” kata Wenger dikutip Sky Sports.

“Semua orang di hidupnya bertanggung jawab atas sikapnya masing-masing. Saya bertanggung jawab atas sikap saya. Saya tak menghakimi orang lain.”

“Saya memberikan yang terbaik saja. Selama saya ada di klub, apakah itu dua tahun, 10 tahun, atau empat bulan lagi, tidak akan berbeda. Untuk yang lainnya, semua orang harus melihat diri mereka masing-masing,” tandasnya.