Liverpool Diprediksi Kehabisan Bensin dan Tersingkir dari Perebutan Juara

Liverpool Diprediksi Kehabisan Bensin dan Tersingkir dari Perebutan Juara

Liverpool Diprediksi Kehabisan Bensin dan Tersingkir dari Perebutan Juara

Berita Bola, Liverpool terus dianggap sebagai salah satu kandidat kuat juara Premier League 2018/19. Skuat kuat Liverpool musim lalu kedatangan beberapa amunisi baru yang dipercaya bisa membuat permainan Liverpool kian tak terbendung.

Bahkan tak sedikit analis sepak bola yang menilai Liverpool akan jadi satu-satunya pesaing Manchester City dalam perebutan gelar juara Premier League musim ini. Hal ini sah-sah saja, Liverpool memang tersohor dengan permainan menyerang yang atraktif dan membahayakan setiap lawannya.

Namun, analis BBC, Andy Townsend tak mau menerima begitu saja. Dia percaya Liverpool harus mencari solusi satu masalah utama mereka jika ingin jadi juara, yakni pemain yang kelelahan.

Townsend mengakui permainan Liverpool memang merupakan salah satu yang terbaik di antara kontestan Premier League lainnya. Dia percaya gaya bermain Liverpool bisa membuat penonton terhibur.

Akan tetapi di situlah letak masalahnya, permainan cepat yang atraktif membuat skuat Liverpool mudah lelah, dan saat inilah dibutuhkan kedalaman skuat yang mumpuni.

Baca Juga : Arsenal Kalah, Big Sam Tuding Emery Sebagai Penyebabnya

“Tidak ragu lagi, ketika anda melihat Liverpool sekarang, mereka adalah tim yang bisa membuat anda duduk tak nyaman. Mereka tim yang menarik dilihat, mereka tim yang senang anda dukung saat ini,” ujar Townsend dikutip dari express.

“Mereka bermain sangat cepat, tuntutan Jurgen Klopp pada tim yang membuat Liverpool seperti itu, secara konsisten.”

Namun, di sinilah masalah sebenarnya dimulai. Pemain-pemain inti yang terus bertanding di setiap laga akan mulai kelelahan, kondisinya tak lagi maksimal dan tak bisa berkontribusi sebaik biasanya. Inilah masalah utama Liverpool.”Pasca Piala Dunia, anda akan mulai melihat para pemain yang tampil membela klub mereka musim ini akan mulai kelelahan pada Oktober, November. Mereka mungkin cedera, mereka mungkin kehabisan tenaga. Dia (Klopp) mungkin harus merombak skuat. Jadi hal itu (gugur dari perlombaan juara) bisa terjadi.”

“Ketika mereka tampil maksimal dan mereka di titik terbaik mereka, saya pikir tak ada tim yang lebih menarik untuk dilihat,” pungkasnya