Bukan Sikap, Ini Masalah Utama Pogba di MU Menurut Saha

Bukan Sikap, Ini Masalah Utama Pogba di MU Menurut Saha

Bukan Sikap, Ini Masalah Utama Pogba di MU Menurut Saha

Berita Bola, Mantan striker Manchester United Louis Saha menilai masalah utama Paul Pogba bukanlah sikapnya yang buruk. Melainkan posisinya di lapangan yang tidak jelas.

Pogba tampil mengesankan saat Setan Merah menang 5-1 atas Cardiff City pada akhir pekan lalu. Dia mencatatkan dua assist sehingga Ole Gunnar Solskjaer memiliki start yang bagus di United.

Itu adalah starter pertama pemain internasional Prancis itu di Premier League sejak bermain imbang 2-2 dengan Southampton pada 1 Desember lalu. Sang gelandang sebelumnya dicoret oleh Jose Mourinho dalam beberapa pekan terakhir.

Pogba tidak mampu tampil secara konsisten di bawah Mourinho karena disebut punya hubungan yang buruk dengan manajernya. Kedua orang tersebut dikabarkan sering bertengkar selama berada di klub.

Bersama Mourinho, Pogba sering dicoba dimainkan dalam beberapa posisi. Menurut Salah, hal itulah yang membuat Pogba tidak maksimal.

“Masalah dengan kata ‘bos’ adalah bahwa, pada tahap tertentu, bos harus konsisten. Anda harus diterima dengan baik di dalam grup,”kata Saha kepada Omnisport.

“Itu kritik hari ini terhadap Paul. Kami perlu memahaminya. Beberapa minggu, dia luar biasa. Itulah yang kami harapkan dari seorang pemain yang berbakat seperti dia.

Baca Juga : Solskjaer Puji Performa Lini Pertahanan MU

“Saya pikir masalahnya adalah dia memiliki begitu banyak kualitas sehingga sulit untuk membuatnya tetap dalam satu posisi tertentu, bahkan box-to-box atau dalam tugas defensif, ketika dia bisa mencetak gol atau membuat perbedaan. Saya pikir elemen-elemen itu sulit baginya sebagai pemain.”

“Dia bisa melakukannya di Prancis karena dia melakukannya dengan Didier Deschamps. Dia bisa melakukannya dengan tim atau pelatih mana pun. Ini bukan masalah perilaku tetapi masalah analisis. Dia harus mengatakan pada dirinya sendiri: ‘Oke, untuk pertandingan spesifik itu, saya perlu melakukan pekerjaan tertentu’. Saya pikir itu tidak mudah baginya.”

Saha berharap Solskjaer bisa menjadi pengaruh positif pada Pogba mengingat sifatnya yang tidak mementingkan diri sendiri sebagai pemain dan pelatih.

“Ole memiliki banyak kerendahan hati dan bisa membantu dalam komunikasi mereka. Dia akan mengesampingkan egonya sebagai ‘bos’ dan dia akan mengatakan pada dirinya sendiri bahwa hari ini timnya lebih dulu,” lanjut Saha.

“Itulah yang dilakukan Ole. Dia selalu melakukannya. Dia membuat pengorbanan besar untuk rekan satu timnya. Dia membuat perbedaan untuk rekan setim dan pelatihnya. Itulah Ole. Dia akan memberikan itu [kepada tim].

“Itu pesan yang akan dia berikan secara bertahap kepada semua pemain. Mereka perlu mendapatkan kepercayaan diri mereka kembali. Mereka hampir membutuhkan komunikasi dengan keluarga. Sebuah kebanggaan yang salah tempat pada klub besar yang terus-menerus di bawah pengawasan semua orang. Apa pun yang akan terjadi, di sana mereka akan membicarakannya karena itu adalah salah satu klub yang paling banyak diikuti di dunia.“