Gara-Gara Bale, Eriksen Harus Berpikir Dua Kali Jika Pindah ke Madrid

Gara-Gara Bale, Eriksen Harus Berpikir Dua Kali Jika Pindah ke Madrid

Gara-Gara Bale, Eriksen Harus Berpikir Dua Kali Jika Pindah ke Madrid

Berita Bola,  Mantan striker Manchester United Dimitar Berbatov meminta Christian Eriksen agar berpikir dua kali sebelum pindah ke Real Madrid. Sebab, Berbatov tidak ingin Eriksen bernasib seperti Gareth Bale di sana.

Los Blancos tengah mencari playmaker baru di musim panas nanti. Salah satu nama yang paling santer disebut adalah gelandang Tottenham tersebut.

Kontrak Eriksen dengan Spurs akan tersisa satu tahun lagi pada musim panas mendatang. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda untuk meneken kontrak baru.

Eriksen bakal diplot sebagai pengganti Luka Modric di Santiago Bernabeu. Modric disebut akan pindah ke Italia pada musim panas nanti.

Namun, Berbatov meminta Eriksen untuk melihat kasus Bale sebelum memutuskan menerima pinangan Madrid. Sebab, pemain asal Wales itu sering mendapat kritik selama waktunya di Spanyol.

Baca Juga : Arsenal dan Manchester City Saling Sikut Untuk Dapatkan Isco

“Eriksen perlu bertanya pada dirinya sendiri apakah dia akan bahagia di sana. Lihatlah Gareth Bale. Dia meninggalkan Spurs ke Real Madrid dan sudah memenangkan segalanya,” kata Berbatov kepada Daily Star.

“Tapi dia masih dikritik, meskipun dia mencetak begitu banyak gol yang luar biasa di sana, bahkan di final Liga Champions!

“Dia seharusnya menjadi pahlawan Real Madrid. Tapi tetap saja, orang-orang tidak begitu mencintainya. Apa yang harus dia lakukan ?!”

“Eriksen akan bertanya pada dirinya sendiri. Dia akan berpikir: ‘Apakah saya akan bahagia di sana?’ Dia akan duduk di rumah memikirkannya dan kepalanya akan berputar.

“Anda seorang manusia. Apa yang terjadi jika Anda pergi ke Real Madrid? Anda berpikir: ‘Wah, ini langkah yang bagus untuk saya.’ Tetapi kemudian Anda berpikir: ‘Apakah saya akan bermain cukup?’

“Apa yang terjadi jika Anda tidak bermain? Di Spurs, tim berputar di sekelilingnya. Di Real Madrid ada banyak pemain besar. Apakah dia cocok di sana? Anda mulai mengajukan semua pertanyaan ini.

“Lalu Anda mulai kehilangan fokus. Jadi begitu dia bisa menemukan jawabannya dan menyelesaikannya – dan tidak masalah apa jawabannya – itu akan lebih baik untuk semua orang.”