Kangen Melatih Membuat Mourinho Tak Bisa Nikmati Masa Rehatnya

Kangen Melatih Membuat Mourinho Tak Bisa Nikmati Masa Rehatnya

Kangen Melatih Membuat Mourinho Tak Bisa Nikmati Masa Rehatnya

Berita Bola, Jose Mourinho mengaku dirinya saat ini tak bisa menikmati masa rehatnya lantaran saat ini sangat rindu melatih lagi.

Mourinho terakhir kali melatih saat menjadi manajer Manchester United. Ia didepak dari klub tersebut pada Desember 2018 lalu.

Setelah itu Mourinho memutuskan untuk rehat dahulu. Namun ia sudah mengaku akan kembali melatih pada musim 2019-20.

Sudah banyak tawaran yang masuk ke pihak manajer asal Portugal tersebut. Baik di level klub maupun timnas. Akan tetapi sampai sekarang Mourinho masih belum menunjukkan tanda-tanda merapat ke klub tertentu.

Ia sempat mendapat tawaran masih untuk melatih di China. Namun ia menolaknya. Ia juga sempat disebut jadi kandidat manajer Newcastle, namun menegaskan bahwa ia hanya mencari klub yang punya ambisi besar.

Saat rehat, Mourinho sempat beralih profesi sejenak menjadi komentator. Namun kini ia memilih menghabiskan waktunya di kampung halamannya di Setubal, Portugal.

Baca Juga : Transfernya Dibatalkan Real Madrid, Gareth Bale Murka

Mourinho mengaku ia sudah lama sekali tak kembali ke kota itu untuk menikmati momen musim panas. Dan setelah lama menganggur, ia kini sangat bersemangat untuk melatih lagi.

“Ini pada dasarnya adalah pertama kalinya saya punya waktu untuk berpikir, pertama kali saya berada di Setubal pada akhir Juli atau awal Agustus dalam lebih dari 20 tahun,” kata Mourinho pada Sky Sports News.

“Saya punya waktu untuk berpikir, memikirkan kembali, menganalisis, dan apa yang saya rasakan adalah bahwa ‘Ze’ (nama panggilan Mourinho saat masih kecil) penuh api!”

Setubal menawarkan suasana yang rileks. Namun demikian Mourinho mengaku tak bisa menikmati masa rehatnya itu karena ia sebenarnya sudah begitu gatal untuk melatih lagi.

“Teman-teman saya memberi tahu saya ‘nikmati waktu Anda, nikmati bulan Juli Anda, nikmati bulan Agustus Anda, nikmati apa yang tidak pernah Anda miliki’. Jujur, saya tidak bisa menikmatinya. Saya tidak cukup senang untuk menikmati,” bebernya.

“Saya merindukan sepakbola saya, saya memiliki api, saya memiliki kompromi dengan diri saya sendiri, dengan orang-orang yang mencintai saya, dengan begitu banyak penggemar yang saya miliki di seluruh dunia, begitu banyak orang yang saya ilhami. Ze harus menjadi Ze dan Ze sampai hari terakhir, tapi saya tidak melihat hari terakhir karena langkah saya selanjutnya akan seperti sebuah permulaan! Saya tidak merasa itu hanya satu tahun lagi dalam akumulasi terkait sudah berapa tahun saya sudah bekerja, berapa banyak gelar juara yang saya menangkan. Itu sejarah, itu museum!”

“Masa depan saya akan dimulai pada langkah saya berikutnya dan, seperti yang saya katakan, itu terlihat sedikit konyol dengan begitu banyak hal indah di sekitar saya dan begitu banyak hal yang saya tidak miliki selama bertahun-tahun, tetapi saya tidak bisa sangat menikmati waktu luang saya,” tegas Mourinho.

Jose Mourinho sebelumnya tak menutup peluang balik melatih di Italia. Ia juga mengaku tengah belajar bahasa Jerman dan ia menegaskan tak akan menampik peluang berkarir di Bundesliga.