Chelsea vs Liverpool, Frank Lampard Bicara Momen Kegagalan Mohamed Salah

Chelsea vs Liverpool, Frank Lampard Bicara Momen Kegagalan Mohamed Salah

Chelsea vs Liverpool, Frank Lampard Bicara Momen Kegagalan Mohamed Salah

Berita Bola,  Chelsea vs Liverpool pada pekan ke-6 Premier League 2019/2020, Minggu (22/9/2019) malam WIB. Jelang laga ini, Frank Lampard bicara momen kegagalan Mohamed Salah ketika bermain di Chelsea.

Mohamed Salah menjalani karir yang gemilang bersama Liverpool. Dia menjadi bagian dari The Reds sejak dibeli dari AS Roma pada tahun 2017 lalu. Liverpool membelinya dengan harga 42 juta euro.

Sejak pindah ke Liverpool, musim 2019/2020 belum dihitung, Salah selalu mencetak lebih dari 25 gol dalam setiap musimnya. Salah juga meraih sukses bersama Mesir dengan lolos ke Piala Dunia 2018.

Namun, di balik karir gemilang Salah saat ini, dia pernah meniti karir yang sulit di Chelsea. Lampard menjadi saksi momen sulit tersebut. Seperti apa kisahnya? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

Mohamed Salah bermain di Chelsea pada tahun 2013 hingga 2015. Tidak ada capaian yang gemilang dari mantan pemain Basel tersebut selama berada di Stamford Bridge. Dia lebih sering duduk di bangku cadangan.

Baca Juga : MU Belum Pernah Menang Tandang Musim Ini, Solskjaer Woles

“Sulit karena semua orang memiliki jalurnya sendiri. Sayangnya untuk Salah, dia tidak berhasil di Chelsea tapi itu adalah momen yang besar baginya,” buka Lampard dikutip dari Metro.

“Dia pergi ke Italia dan kemudian kembali dan sekarang dia adalah seorang bintang,” sambung manajer Chelsea tersebut. Setelah gagal di Chelsea, Salah kemudian bermain di Fiorentina dan AS Roma.

Dua musim di Roma, dan setengah musim di Fiorentina, Salah tampil sangat bagus. Hal ini yang kemudian membuat Liverpool rela membayar mahal untuk membeli pemain 27 tahun.

“Mohamed Salah jelas punya bakat yang besar. Pada saat itu, saya pikir kami memiliki banyak pilihan di lini menyerang,” katanya.

Mohamed Salah bermain di Chelsea ketika klub punya banyak pilihan di lini depan. Dia satu tim dengan Demba Ba, Andre Schurrle, Willian, Fernando Torres, Eden Hazard, Oscar hingga Samuel Eto’o. Sulit baginya untuk bersaing.

“Nomor 10, pemain sayap dan dia tidak mendapatkan banyak peluang karena banyak alasan, tetapi ya Anda bisa melihat talenta ada di sana,” kata Lampard.

“Tapi untuk Mohamed Salah yang pindah ke Liverpool atau pemain yang Anda lihat sekarang, kita harus memberi krediit yang besar. Dia pemain yang profesional, punya etos kerja tinggi,” puji Lampard.

Mohamed Salah masih menjadi tumpuan di lini depan Liverpool pada musim 2019/2020. Dari lima laga awal Premier League, Salah telah mencetak empat gol. Dan, akhir pekan ini, Salah bakal jadi lawan bagi tim asuhan Lampard.