Bukan Shevchenko, Bukan Torres, Rekrutan Terburuk Chelsea Sepanjang Masa Itu Bernama Kepa

Bukan Shevchenko, Bukan Torres, Rekrutan Terburuk Chelsea Sepanjang Masa Itu Bernama Kepa

Bukan Shevchenko, Bukan Torres, Rekrutan Terburuk Chelsea Sepanjang Masa Itu Bernama Kepa

Berita Bola, Eks striker Chelsea Chris Sutton begitu emosi melihat blunder Kepa Arrizabalaga lawan Liverpool sehingga ia pun tak ragu melabelinya sebagai rekrutan terburuk The Blues sepanjang masa.

Kepa datang ke Chelsea dengan status mentereng: kiper termahal di dunia. Ia dibeli The Blues seharga 71 juta pounds dari Athletic Bilbao.

Namun Kepa kerap mendapat sorotan. Tak cuma karena perilakunya tapi juga performanya yang tak konsisten dan kadang membuat blunder.

Salah satu blunder fatal yang ia lakukan terjadi kala Chelsea menjamu Liverpool di laga pekan kedua Premier League 2020-21. Ia terlalu lama menguasai bola sehingga akhirnya bola bisa dicuri Sadio Mane. Pemain Senegal itu kemudian dengan mudah menjebol gawang The Blues.

Kepa Perekrutan Terburuk Chelsea

Blunder yang dilakukan Kepa Arrizabalaga itu membuat Chris Sutton begitu geram. Ia menganggap pembelian Kepa sekarang terasa begitu sia-sia.

Ia mengatakan Chelsea tak akan bisa juara jika Kepa terus diandalkan jadi kiper. Sutton pun dengan tegas melabelinya sebagai transfer terburuk Chelsea sepanjang masa.

“Anda bisa menggunakan banyak uang untuk lini serang Anda, tetapi jika penjaga gawang Anda bahkan tidak bisa masuk angin, lalu apa gunanya?” ujarnya pada Daily Mail.

“Kepa Arrizabalaga merugikan Chelsea 71,6 juta pounds pada 2018 tetapi tidak pernah terbukti layak menjadi penjaga gawang termahal di dunia. Dalam melakukan blunder lain [dalam kekalahan 2-0 dari Liverpool] ia semakin membuktikan dirinya sebagai perekrutan terburuk Chelsea di era Premier League,” tegasnya.

Baca Juga : Disia-siakan MU, Jose Mourinho Siap Selamatkan Karier Jesse Lingard

Lebih Parah dari Sutton, Torres, dan Shevchenko

Chris Sutton kemudian mengklaim bahwa perekrutan Kepa Arrizabalaga ini lebih parah dari perekrutan dirinya pada tahun 1999 silam. Demikian juga dengan perekrutan Andriy Shevchenko dan Fernando Torres.

“Mungkin yang terburuk karena saya membuat mereka membayar 10 juta pounds! Saya pindah ke Stamford Bridge untuk mendapatkan uang besar pada tahun 1999. Itu tidak berhasil dan setahun kemudian saya dijual ke Celtic seharga 6 juta pounds,” kenangnya.

“Itu terjadi. Terkadang yang terbaik adalah melanjutkan,” sambung Sutton.

“Anda juga dapat menamai Fernando Torres dengan harga 50 juta pounds (meskipun beberapa penggemar Chelsea mungkin mengatakan bahwa gol bersejarah semifinal melawan Barcelona sepadan dengan bayarannya). Andriy Shevchenko dengan harga 30 juta pounds juga. Tapi Kepa pasti mengalahkan kita semua. Gol Sadio Mane pada hari Minggu berarti ia telah kebobolan 11 dari 16 tembakan terakhir yang ia hadapi,” ketusnya.

Kepa Arrizabalaga sendiri sepertinya akan segera tergusur dari skuat utama Chelsea. Usai laga lawan Liverpool, ada kabar bahwa The Blues akan segera merampungkan transfer Edouard Mendy dari Rennes.